Etika Pertama Kali Masuk Kerja, Perhatikan!

Pertama kali bekerja di sebuah perusahaan biasanya menjadi hal yang cukup mendebarkan buat sebagian besar para lulusan sarjana. Dengan bekerja di sebuah perusahaan mereka akan mengalami hal yang benar-benar baru. Mulai dari rutinitas baru, lingkungan baru dan teman baru. Hal ini terkadang menjadi kekhawatiran tersendiri bagi para sarjana tersebut. Hal ini memang wajar karena mereka sebelumnya belum pernah merasakan hal ini. Tentunya banyak hal yang perlu disiapkan agar semuanya menjadi lancar.

Nah kira-kira apa sih yang perlu disiapkan saat menjalani hari-hari pertama di kantor baru. Simak yuk beberapa tips ini:

1. Inisiatif untuk Berkenalan terlebih dahulu

Sebagai orang baru di perusahaan tentu kamu harus inisiatif untuk memulai berkenalan terlebih dahulu dengan rekan-rekan kerjamu di kantor. Sebagai orang baru kamu akan menjadi pusat perhatian semua orang di kantor, tentu mereka akan bertanya-tanya siapakah diri kamu ini. Biasanya staf HRD akan memandumu untuk berkeliling kantor untuk berkenalan dengan rekan-rekan kerja yang lainnya, tetapi di luar itu kamu juga harus berinisiatif paling tidak menyapa rekan-rekan kerjamu saat berpapasan denganmu. Dengan menjaga hubungan baik dengan rekan-rekan kerjamu tentu akan memudahkan kamu dalam berkoordinasi terkait masalah-masalah di pekerjaan.

2. Berusahalah untuk Tertib pada aturan

Sebagai orang baru tentu kamu akan menjadi sorotan bagi rekan-rekan kerja yang lain. Diperlukan pemahaman terkait aturan-aturan dan kebiasaan yang perlu kamu pahami. Jam masuk kerja misalnya, sebaiknya usahakan sudah di kantor sebelum waktu masuk kerja yang telah ditentukan. Hal-hal lain misalnya penggunaan seragam atau cocard karyawan juga perlu diperhatikan. Di awal-awal kerja kamu juga masih dalam taraf percobaan, karena nantinya kamu akan dievaluasi terkait kinerja dan perilakumu sehari-hari. Di samping itu juga agar kamu juga terbiasa selalu mentaati peraturan yang ditentukan perusahaan.

3. Mulai Belajar Mengatur Waktu.

Dengan kamu bekerja di perusahaan tentu ada rutinitas yang berubah dari waktu-waktu sebelumnya. Misalnya kamu harus bangun lebih pagi daripada sebelumnya. Hal ini tentu perlu dipersiapkan dalam hal manajemen waktu, misalnya 1 minggu sebelum kamu masuk kerja berlatihlahr untuk bisa bangun pagi, atau kamu juga bisa melakukan simulasi rute perjalananmu dari tempat tinggal sampai ke kantor. Dengan begitu akan memudahkan kamu dalam mengatur waktu, misalnya kamu masuk kerja jam 8, kemudian perlu berangkat jam berapa agar tepat waktu sampai di kantor. Satu lagi yang terkesan sepele tapi penting, usahakan untuk sarapan dimanapun kamu berada. Kalau sempat belilah makanan di dekat tempat tinggalmu atau kalau tidak sempat kamu bisa membeli makan di area lokasi tempat kerjamu. Sarapan penting untuk menambah energi karena setelah kamu memasuki dunia kerja kamu akan disibukkan dengan berbagai kegiatan yang bisa menguras fisik atau pikiran.

4. Ikutilah kegiatan-kegiatan Karyawan di Luar Kantor

Sebagai karyawan baru kamu juga dituntut aktif di kalangan karyawan. Di kantor inilah kamu juga diharapkan membangun jaringan pertemanan tidak hanya dengan teman satu bagian saja. Kamu bisa mengikuti kegiatan-kegiatan yang diadakan di luar kantor, selama kegiatan itu positif kamu sebaiknya ikut misalnya olahraga (futsal) atau traveling.

Yap, hari pertama di kantor memang akan membuat orang khawatir, akan tetapi bila kamu dapat menyiapkan hal ini akan membuat kamu lebih semangat dan antusias. Jangan lupa, kamu harus selalu belajar dimanapun kamu bekerja dan jadikanlah itu sebagai pengalaman hidupmu untuk di masa yang akan datang. Semangat kerja!!!!

Kerja Merantau, Yuk!

Mencari pekerjaan adalah proses yang harus dilalui oleh seseorang ketika telah menempuh pendidikan tinggi. Seorang sarjana dapat memilih bidang pekerjaannya sesuai dengan bidang dan passion yang diminatinya. Namun saat memilih pekerjaan kita terkadang dihadapkan pada realita pekerjaan yang ada. Misalnya saja kita tidak menemukan pekerjaan yang tidak sesuai dengan passion kita, atau kita menemukan pekerjaan yang sesuai dengan passion namun lokasi penempatan kerjanya jauh dari kota asal. Perlu dipahami bahwa kita tidak dapat menjamin bahwa di sekitar tempat kita tinggal memiliki ketersediaan lowongan pekerjaan yang cukup banyak. Beberapa orang memilih untuk merantau ke luar kota asal demi mendapatkan pekerjaan yang sesuai dengan passion. Untuk teman-teman yang sekarang sedang mencari pekerjaan tentu memilih pekerjaan di lokasi yang jauh juga dapat untuk dipertimbangkan.

Banyak orang takut untuk merantau karena beberapa alasan, misalnya saja tidak ingin jauh dari orang tua atau pasangan. Beberapa diantaranya juga mengeluhkan perbedaan budaya dan perbedaan lingkungan. Namun bila kamu toh pada akhirnya mendapat pekerjaan yang jauh dari kota asal tidak perlu ditakutkan atau dikhawatirkan. Justru dari hal ini kamu akan mendapatkan pengalaman baru dan nasib hidup yang lebih baik di kemudian hari. Terdapat beberapa keuntungan yang dapat kamu peroleh dengan kerja merantau:

1. Melatih Hidup Mandiri

Hidup jauh dari keluarga dan teman otomatis akan melatih kamu hidup untuk mandiri. Kamu yang sehari-harinya tinggal dengan keluarga atau orang-orang terdekat akan merasa dimudahkan karena segala sesuatu sudah disediakan seperti makan atau tempat tinggal. Namun dengan tinggal merantau hal ini membuat kamu akan benar-benar hidup mandiri, mulai mencari makan sendiri, membereskan rumah sendiri, bahkan mengelola keuangan sendiri. Hal ini akan sangat-sangat membantu dan menjadi bekal tersendiri buat kamu untuk menghadapi hidup ke depan nantinya, misalnya saat menikah dan membangun rumah tangga.

2. Melatih Kemampuan Bersosialisasi

Dengan merantau, tentu kamu akan menghadapi orang-orang baru dan lingkungan baru. Dalam beraktivitas sehari-hari tentu kita membutuhkan teman baru. Hal ini menuntut kamu untuk dapat bersosialisasi dengan mereka, baik di lingkungan kantor atau lingkungan tempat anda tinggal. Hal ini cukup penting dalam menjaga hubungan sosialisasi dengan teman kantor atau di sekitar tempat tinggal anda. Apabila ada hal-hal yang tidak kita inginkan setidaknya kita masih memiliki teman yang dapat membantu.

3. Mencari Pengalaman Hidup

Hal ini yang sebenarnya menjadi salah satu keuntungan yang dapat kamu peroleh dengan merantau. Kamu akan mendapatkan dan mengalami hal-hal yang sebelumnya tidak pernah kamu alami. Misalnya saja kamu menemui orang-orang yang memiliki perbedaan budaya dan latar belakang dengan kamu. Hal ini tentu membuat kamu harus menyesuaikan diri dengan kondisi yang ada. Banyak hal-hal yang dapat kamu alami pada saat merantau, misalnya saja saat kamu sakit tetapi tidak ada yang bisa dimintai tolong, atau mendapat kabar bahwa orang tua sakit namun kamu dihadapkan pada situasi pekerjaan yang tidak dapat ambil cuti, tetapi dari kejadian-kejadian tadi dapat menjadi tambahan pengalaman hidup yang berharga untuk menghadapi kehidupanmu di masa yang akan datang.

4. Kesempatan untuk Menabung

Banyak orang mengambil kesempatan bekerja di luar kota bahkan di luar pulau karena gaji yang ditawarkan cukup besar. Hal ini tentunya dapat menjadi pertimbangan sendiri bagi kamu untuk mencari kerja. Misalnya saja di perusaahaan-perusahaan tambang di kalimantan yang menawarkan gaji rata-rata di atas 7 juta untuk lulusan S1. Besarnya nilai gaji ini tentu menggiurkan bagi para pencari kerja, meskipun besarnya nilai gaji juga disesuaikan dengan besarnya nilai kebutuhan hidup disana, tetapi hal ini dapat kita siasati dengan pengelolaan keuangan yang lebih baik. Dengan menabung dapat menjadi bekal kita di kemudian hari.

Itu beberapa keuntungan yang dapat diperoleh saat kamu merantau, pada akhirnya semua kembali ke persepsi masing-masing individu. Akan sampai kapan merantau itu juga tergantung dari rencana hidupmu. Beberapa orang tetap tinggal di rantau sampai akhirnya menikah dan berumah tangga di sana. Namun ada juga yang hanya sekian tahun merantau lalu kembali ke kota asal untuk mencari pekerjaan di sekitar tempat tinggal. Semua akan terjawab seiring dengan berjalannya waktu.

Mengapa Mahasiswa perlu mengembangkan Kemampuan Softskill?

Menjadi seorang mahasiswa artinya bukan lagi sebagai seorang siswa tetapi sudah Maha yang artinya menjadi tingkat pendidikan paling atas dalam sistem pendidikan di Indonesia. Menjadi seorang mahasiswa artinya selangkah lagi akan memasuki dunia industri. Untuk itu persiapan seorang mahasiswa dalam bersaing di dunia kerja tidak hanya di fokuskan di bidang akademis tetapi juga perlu mengembangkan softskanyak sarjanaillnya. Perlu dipahami bahwa persaingan untuk di dunia industri sangatlah ketat. Hal ini dapat dikarenakan makin sedikitnya lapangan pekerjaan, di sisi lain banyak sarjana yang kurang memiliki kemampuan dan ketrampilan yang menunjang dirinya untuk dapat bersaing di dunia kerja. Hal ini perlu dipahami oleh para mahasiswa, karena menjadi seorang mahasiswa terkesan lebih bebas karena sistem perkuliahannya yang tidak mengikat waktu dibanding semasa sekolah. Namun justru inilah yang menjadi tantangan seorang mahasiswa. Mahasiswa harus berpacu dengan waktu agar tidak mengalami ketertinggalan dengan mahasiswa-mahasiswa lainnya terkait ilmu pengetahuan dan wawasannya. Semakin cepat seorang mahasiswa lulus tentu peluang untuk mendapatkan pekerjaan juga semakin terbuka.

Apa itu Hardskill dan Softskill?

Dalam menghadapi persaingan dunia kerja dibutuhkan kemampuan hardskill dan softskill . Apa itu hardskill? Apa itu softskill? Hardskill adalah dapat dikatakan kemampuan akademis yang dimiliki oleh mahasiswa. Kemampuan ini ditandai dengan nilai Indeks Prestasi Kumulatif atau IPK. Semakin tinggi IPK tentu mahasiswa tersebut memiliki kemampuan hardskill yang tergolong baik.  Menurut Bahrumsyah (2010) hard skill merupakan penguasaan ilmu pengetahuan, teknologi dan keterampilan teknis yang berhubungan dengan bidang ilmunya. Menurut Syawal (2010) hard skill yaitu  lebih beriorentasi mengembangkan intelligence quotient (IQ). Dari kedua pendapat tersebut dapat disimpulkan bahwa hard skill merupakan kemampuan untuk menguasai ilmu pengatahuan teknologi dan keterampilan teknis dalam mengembangkan intelligence quotient yang berhubungan dengan bidangnya. Kemampuan hardskill yang dimiliki antar mahassiwa satu dengan yang lainnya tentu berbeda menyesuaikan asal jurusan masing-masing mahasiswa. Kemampuan hardskill mahasiswa jurusan arsitektur tentu berbeda dengan mahasiswa jurusan psikologi. Masing-masing sudah memiliki ranah kemampuannya masing-masing. Untuk itulah perlu dicermati juga, seorang mahasiswa sebelum memilih jurusan kuliah perlu mengetahui minat dan bakat dari dirinya masing-masing agar harapannya dapat menyelesaikan perkuliahannya dengan lancar.

Di samping hardskill yang perlu dikembangkan bagi mahasiswa adalah softskill. Perlu dipahami bahwa untuk dapat bersaing mencari pekerjaan tidak hanya dibutuhkan kemampuan akademis. IPK yang tinggi dari sarjana tidak serta merta memudahkan sarjana untuk mendapatkan pekerjaan. Hal ini perlu ditunjang dengan kemampuan softksill. Menurut Bahrumsyah soft skill merupakan keterampilan seseorang dalam berhubungan dengan orang lain (interpersonal skills) dan keterampilan mengatur dirinya sendiri (intrapersonal skills) yang mempu mengembangkan untuk kerja secara maksimal. Hal-hal apa sajakah yang tergolong kemampuan softskill? Kemampuan softskill mencakup banyak hal seperti kemampuan komunikasi, kemampuan mengatasi masalah, kepemimpinan, kemampuan bekerjasama, kedisiplinan, dsb. Hal-hal seperti inilah juga penting dikembangkan bagi seorang mahasiswa agar dapat bersaing dengan dunia kerja. Untuk itulah di samping mengejar IPK yang tinggi, mahasiswa juga perlu mengembangkan diri di bidang softskill. Kemampuan akademis yang dimiliki mahasiswa tidak akan cukup apabila tidak diimbangi dengan kemampuan softskillnya.

Salah satu bentuk Pengembangan Softskill dengan mengikuti Pelatihan Kepemimpinan

Terdapat beberapa hal yang dapat dilakukan mahasiswa untuk mengembangkan softskillnya. Hal ini tentu diimbangi dengan pengembangan di kemampuan akademis. Mahasiswa memang harus berbagi waktu antara pengembangan akademisnya dengan pengembangan softskill nya. Kemampuan akademis tidak akan cukup tanpa diimbangi kemampuan softkill begitu pula kemampuan softskill tidak akan cukup tanpa diimbangi kemampuan akademis. Terdapat beberapa hal yang dapat dilakukan diantaranya:

1. Bergabung dalam Organisasi

Hal pertama yang dapat dilakukan adalah bergabung dengan organisasi yang diakui secara resmi di kampus. Mahasiswa dapat memilih untuk masuk di organisasi mana sesuai dengan minat dan bakat yang kamu miliki misalnya organisasi BEM, UKM paduan suara, Mahapala, UKM Pencak silat, UKM Basket, dsb. Dengan bergabung dalam organisasi, mahasiswa akan belajar bagaimana bekerja dalam sebuah tim, dimana sebuah tim tentu memiliki latar belakang anggota organisasi yang bermacam-macam. Mahasiswa juga akan belajar untuk mengembangkan ide-ide yang dimiliki. Hal-hal tersebut tentu tidak dapat ditemukan kalau hanya mengikuti perkuliahan secara formil.

2. Mengikuti Workshop

Kemampuan softskill dapat dikembangkan dengan mengikuti workshop atau pelatihan yang diadakan oleh Kampus. Pelatihan atau workshop disini berupa pelatihan untuk mengembangkan kemampuan atau ketrampilan yang mendukung di dunia kerja nanti. Tentu hal ini tidak dapat dijumpai di kurikulum perkuliahan. Misalnya saja mengikuti workshop public speaking atau pelatihan kepemimpinan.

3. Magang / Kerja Part time

Magang dapat menjadi salah satu solusi untuk melatih diri mahasiswa menghadapi dunia kerja. Magang disini diartikan bahwa mahasiswa bekerja paruh waktu di sebuah perusahaan dengan tujuan untuk menambah pengalaman atau mengembangkan kemampuan yang dimiliki. Magang biasanya dilakukan oleh mahasiswa tingkat akhir dimana mahasiswa tersebut hanya tinggal mengambil skripsi sehingga waktunya lebih mudah diatur. Cukup banyak perusahaan yang menyediakan program magang bulanan. Ketika mahasiswa telah selesai magang bukan tidak mungkin apabila dia memiliki performa yang cukup baik akan langsung direkrut menjadi karyawan.

4. Mengikuti Program Kreativitas Mahasiswa (PKM)

PKM merupakan program resmi dari pemerintah dalam hal ini Dikti, diadakan untuk mengembangkan kemampuan mandiri dan kreativitas mahasiswa. PKM ini diwajibkan di Universitas karena sebagai syarat untuk pemeringkatan akreditasi Universitas. Saat mengikuti PKM, mahasiwa akan dilatih untuk menulis karya tulis yang baik dan benar. Hal ini juga yang menunjang mahasiswa membuat tugas kuliah seperti paper, makalah, bahkan skripsi menjadi hal yang mudah karena sudah terbiasa membuat karya tulis yang ilmiah. Dari PKM ini pula mahasiswa berkesempatan mengikuti kompetisi PIMNAS atau Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional.

Pertimbangkan Benar sebelum Mengambil Kuliah S2

Begitu anda lulus anda akan di hadapkan pada pilihan bekerja atau melanjutkan kuliah s2. sebagian besar memang menginginkan untuk mencari pekerjaan terlebih dahulu, tetapi tidak sedikit pula yang ingin melanjutkan studi s2. Untuk kuliah s2 seperti sekarang ini bukanlah suatu hal yang sulit, apalagi anggapan jaman sekarang bahwa kuliah s2 adalah suatu hal yang dirasa perlu, bahkan beberapa mahasiswa mengatakan bahwa mengambil kuliah s2 adalah gengsi tersendiri. Namun yang perlu dipahami bahwa kuliah s2 bukanlah tujuan akhir bagi seorang sarjana, kuliah s2 adalah bagian dari proses untuk pencapaian tujuan yang lebih tinggi lagi. Banyak para mahasiswa yang berencana lanjut untuk s2 tetapi banyak juga dari mereka yang bingung bagaimana melanjutkan karir setelah lulus s2 nantinya.

Tentunya terdapat beberapa pertimbangan sebelum memutuskan untuk mengambil s2. Hal ini perlu dipahami oleh teman-teman yang ingin mengambil s2 agar tidak menjadi salah langkah dan pada akhirnya malah berhenti untuk melanjutkan studi s2. Berikut beberapa hal yang dapat menjadi pertimbangan:

1.Punya gambaran karier setelah S2

Ini yang menjadi ganjalan bagi sebagian besar mahasiswa karena belum menentukan tujuan karir setelah menyelesaikan studi s2. Punya gambaran karier untuk dijalani usai menempuh pendidikan s1 dirasa sangatlah penting. Anda jangan buru-buru ingin mengambil kuliah s2 kalau belum memiliki rencana karir / kerja yang jelas. Pahami terlebih dahulu prospek-prospek pekerjaan yang ada dalam jurusan anda. Misalnya saja anda ingin menjadi dosen, Peneliti atau menjadi konsultan yang memang harus menempuh pendidikan s2 terlebih dahulu sebelum mendapatkan pekerjaan itu. Atau bagi kamu yang sudah bekerja bisa dipromosikan ke level pekerjaan yang lebih tinggi namun harus menempuh pendidikan s2 terlebih dahulu.

2. Sudah siapkah secara mental?

Kesiapan disini tentu tidak hanya kesiapan secara finansial, tetapi juga secara mental. Sistem perkuliahan s2 memang membuat mahasiswanya dituntut lebih kritis. Di perkuliahan s2 mahasiswa dituntut untuk lebih aktif dalam menyampaikan pendapat. Untuk itulah mahasiswa untuk dituntut lebih belajar aktif, sehingga membuat mahasiswa mau tidak mau harus selalu mengupdate materi dan pengetahuan setiap saat. Di samping itu banyak dari sistem perkuliahan s2 yang menerapkan model praktikum untuk beberapa mata kuliahnya. Bagi mahasiswa yang tidak siap secara fisik dan mental tentu akan membuat si mahasiswa keteteran dalam menghadapi konsep perkuliahan ini.

3. Harus Fokus demi Lancarnya Studi

Mengambil kuliah s2 di harapkan memang perlu fokus pada perkuliahan agar dapat lancar dan selesai tepat waktu.  Kalau memang masih berusia muda (saya ambil usia di bawah 25 tahun) dan belum berkeluarga tentu tanggungan hidup akan jauh lebih sedikit daripada yang sudah berusia 30 ke atas dan sudah berkeluarga. Hal ini tentu membuat anda bisa lebih fokus dalam menyelesaikan kuliah s2 anda. Beda cerita kalau anda sudah bekerja dan menikah, tentu fokusnya akan bercabang. Bagi kamu yang sudah bekerja dapat dikonsultasikan ke atasan anda mengenai rencana kuliah anda. Ada beberapa perusahaan yang justru bangga dan senang ketika ada karyawannya mengambil kuliah s2 tetapi juga ada beberapa sistem perkuliahan s2 yang menjadi sangat sulit ketika mahasiswanya harus membagi fokusnya dengan bekerja.

4. Tuntutan lebih Besar bagi lulusan S2

Perlu dipahami bahwa lulusan s1 dan s2 tentu memiliki kompetensi yang berbeda. Di dunia industri, bagi lulusan s2 tentu akan dituntut lebih tinggi soal kemampuan dan ketrampilan daripada lulusan s1. Buat anda yang sedang akan menempuh s2 diharapkan dapat mengembangkan kemampuan dan ketrampilan selama di perkuliahan s2. Tidak hanya soal akademis misalnya tetapi juga secara softskill, tanggung jawab ataupun kedisiplinan tentu dituntut lebih tinggi.

itulah beberapa hal yang perlu dipahami sebelum anda benar-benar mengambil kuliah s2. Segala sesuatu memang perlu dipersiapkan dengan harapan dapat lancar dan tepat waktu serta mendapatkan jenjang karir yang sesuai.

Kerja di Tangerang? Why Not!

tangerang

Mendapatkan pekerjaan yang layak dan sesuai dengan harapan tentu menjadi harapan bagi para sarjana. Setiap lulusan sarjana maupun SMK tentu mempunyai keinginan berbeda-beda dalam menentukan tempat kerjanya kelak. Ada yang ingin bekerja di kota asalnya, ada yang ingin merantau jauh dari kota asal, ada juga yang ingin berkarir di kota-kota besar seperti Jakarta atau Surabaya. Buat sebagian orang, Kota Jakarta masih menjadi tujuan utama untuk bekerja. Di Jakarta lah kita bisa mendapatkan banyak informasi lowongan kerja dari perusahaan-perusahaan ternama. Hanya saja dengan segala permasalahan kotanya seperti kemacetan, kriminalitas, biaya hidup tinggi dan permasalahan klasik kota besar lainnya membuat orang berpikir ulang untuk mau kerja disini. Beberapa diantara pencari kerja mulai melirik kota-kota di sekitar Jakarta yang juga menawarkan pekerjaan di perusahaan ternama. Salah satu kota tersebut adalah Tangerang. Tangerang secara administratif memang menjadi bagian dari Provinsi banten, hanya saja yang letaknya dekat dengan Jakarta, Tangerang memang menjadi bagian yang tidak bisa terpisahkan dari Jakarta. Tangerang sering mendapat julukan sebagai kota dengan seribu kontrakan, hal ini dikarenakan karena banyak perusahaan yang berdiri di Tangerang, dimana hampir sebagian besar pekerjanya adalah pendatang. Maka tidak heran di tangerang banyak kita temui kontrakan atau kos-kosan yang penghuninya para pekerja pendatang terutama dari Jawa Tengah dan Jogjakarta.

tangcit

Dengan banyaknya perusahaan yang berdiri di Tangerang tidak heran Kota ini mengalami pertumbuhan yang cukup pesat.  Sehingga hal ini menjadi alternatif buat para pendatang yang bekerja disitu hingga akhirnya banyak yang memutuskan untuk bertempat tinggal di Tangerang. Cukup banyak perusahaan-perusahaan yang berkategori nasional yang terdapat di Tangerang, Terdapat perusahaan yang memang berkantor pusat di Tangerang tetapi juga terdapat perusahaan yang mendirikan kantor cabang disini. Beberapa perusahaan yang dikategorikan bertaraf nasional diantaranya : Alfamidi, Alfamart, Torabika, Pokphand (pakan ternak), Panarub (produsen sepatu Adidas), Toto (yang sering ke toilet pasti tau) dsb. Di samping banyaknya pilihan pekerjaan di Tangerang terdapat beberapa hal yang akan membuat betah para penghuninya, diantaranya:

1.Biaya Hidup tidak semahal Jakarta

Biaya hidup yang kamu keluarkan bisa lebih ditekan di Tangerang. Dengan kisaran gaji yang tidak terlalu berbeda dengan di Jakarta membuat kamu bisa ‘sedikit’ berhemat ketika di Tangerang. di Tangerang kamu bisa mendapatkan kos-kosan atau kontrakan dengan harga yang lebih murah tentu daripada di Jakarta (asal nyarinya bener). Selain masalah tempat tinggal, harga makanan tentu tidak semahal yang ada di Jakarta (untuk standar warteg / penyetan). Untuk nongkrong di cafe pun, kita bisa mendapatkan harga makanan yang jauh lebih murah daripada di Jakarta.

2. Tidak Semacet di Jakarta

Memang ketika kamu mendapat kontrakan yang agak jauh dari tempat kamu kerja resikonya kamu harus naik angkot atau naik motor (bila punya). Kondisi jalanan di tangerang memang lebih sempit daripada di Jakarta, namun semacet-macetnya Tangerang hal itu masih terbilang wajar, daripada di Jakarta yang kadang sampai macet 2 jam (Argghh gak kebayang).

3. Sudah Banyak Mall

Buat kamu yang butuh hiburan dan cuci mata gak usah jauh-jauh sampai ke Jakarta. Di Tangerang sudah banyak Mall-mall berdiri dengan kualitas tidak kalah dengan Mall-mall yang ada di Jakarta. Mall disini pun bahkan sudah menjadi jujugan buat sebagian orang yang berasal dari jakarta, misal seperti Sumarrecon, lippo karwaci, Tangcity, dll.

4. Dekat dengan Bandara Soekarno Hatta

Inilah yang kadang membuat iri warga Jakarta. Bedanya dengan orang-orang Jakarta yang harus menembus macet menuju ke Bandara, dari Pusat Kota Tangerang letak bandara ini sangat dekat. Kalau kamu naik Ojek dari Pusat Kota ke Terminal keberangkatan paling gak cuma 20 menitan. Hal ini menjadi keuntungan buat kamu yang mau pulang kampung naik pesawat. Namun menjadi agak susah buat kamu yang mau naik kereta. Karena kereta-kereta yang menuju Jawa Tengah / Jogja hanya berangkat dari Stasiun Gambir dan Stasiun Senen, itu jaraknya lumayan jauh dari Pusat Kota Tangerang.

itulah beberapa keuntungan yang bisa kamu peroleh saat mendapat pekerjaan di tangerang. Ingat, untuk dapat bekerja di perusahaan ternama tidak melulu di jakarta saja. Justru banyak perusahaan ternama yang berkantor di Kota sekitar Jakarta seperti Tangerang, Bogor atau Bekasi. Yang penting lebih ke niat aja kita, kalau masalah pekerjaan ada yang enak dan nggak tergantung sudut pandang kita saja. Oke, Selamat Meraih Mimpi!!

Prospek Kerja di jurusan Peternakan

Peternakan

Secara umum Program Studi Peternakan atau Ilmu Peternakan adalah program studi yang mempelajari tentang segala hal yang berhubungan dengan peternakan, seperti teknologi produksi, pakan, pengolahan dan juga manajemennya. Kuliah di jurusan peternakan mungkin selama ini banyak dianggap jurusan yang tidak populer di kalangan lulusan SMA. Banyak yang menganggap jurusan Peternakan tidak punyai prospek kerja yang jelas. Hal ini pula membuat jumlah mahasiswa peternakan di beberapa universitas tidak terlalu banyak. Hal ini tentu berimbas pada lulusan peternakan yang terbatas jumlahnya. Terbukti semakin banyak perusahaan mengaku kekurangan sarjana tenaga ahli peternakan akibat sedikitnya minat mahasiswa mempelajari peternakan.

Padahal jurusan peternakan menawarkan prospek lapangan pekerjaan yang memadai. Apalagi di Indonesia memiliki potensi luarbiasa dengan kekayaan sumberdaya alam yang melimpah, hanya tidak diimbangi dengan sumber daya manusia yang berkompeten mengelola sumber daya alam itu. Ditambah saat ini banyak pemberitaan bahwa hewan ternak yang masih impor dari negara lain. Namun hal ini bertanda bagus, bahwa prospek kerja di bidang peternakan akan terus berkembangnya, seiring dengan meningkatnya kebutuhan dalam negeri dan dorongan dari berbagai pihak untuk tidak mengandalkan impor.

ternak

Hal ini tentu menjadi tanggung jawab Universitas harus dapat menyiapkan sumber daya manusia yang berkompeten khususnya di bidang peternakan. Apalagi industri peternakan dalam negeri juga terus berbenah dan terus berkembang, agar tidak terus-terus tergantung pada suplai impor. Adapun beberapa prospek kerja bagi jurusan peternakan diantaranya :

1.Bekerja di Perusahaan Peternakan atau Pakan Ternak

Perusahaan peternakan intinya memproduksi dan mengelola hewan ternak yang akan siap untuk dipasarkan pada masyarakat. Di Indonesia sangat banyak jenis perusahaan peternakan yang dimiliki perseorangan atau sudah berlabel PT. Di perusahaan peternakan ini lulusan Ilmu Peternakan bisa mengisi posisi di Manajerial maupun Operasional.

2. Wiraswasta

Di samping bekerja di perusahaan atau instansi lulusan peternakan dapat juga berwirausaha membuka perusahaan peternakan sendiri. Para lulusan jurusan peternakan dapat membuka usaha sendiri di bidang ternak itu sendiri atau usaha pakan ternak.

3. Bekerja di Instansi Pemerintahan

Lulusan jurusan peternakan juga memungkinkan bekerja di instansi pemerintahan misalnya di Kementerian Pertanian, Kementerian Koperasi, Kementerian Perindustrian, Kementerian Lingkungan Hidup, Lembaga Pendidikan, dan Lembaga Riset.

4. Mengajar

Mengajar juga dapat menjadi alternatif pilihan kerja di jurusan peternakan. Mengajar disini konteksnya bisa sebagai dosen yang artinya perlu kuliah s2 agar sesuai dengan aturan, atau anda juga bisa mengajar pelatihan-pelatihan atau penyuluhan di bidang peternakan pada para petani ternak.

Itulah beberapa prospek kerja di jurusan peternakan. Hal ini membuktikan bahwa jurusan peternakan mempunyai prospek yang sangat luas dan terus berkembang. Dimana dalam perkembangannya para tenaga kerja di bidang peternakan ke depannya dapat menjadi sumber daya manusia yang tangguh bagi Indonesia dalam menghadapi globalisasi saat ini. Saat ini jurusan peternakan banyak terdapat di beberapa Universitas yang ada di Indonesia. Salah satunya di Universitas Mercu Buana Yogyakarta. Jurusan ini tergabung di dalam Fakultas Agroteknologi dan menjadikan jurusan peternakan salah satu jurusan unggulan di UMBY.

AGRO

Alasan Kenapa Kamu harus mengambil S2 Psikologi

wisuda

Tahapan seorang mahasiswa setelah menyelesaikan S1 (sarjana) tentunya memasuki dunia kerja. Salah satu fungsi kita dalam bekerja adalah mengaplikasikan ilmu pengetahuan yang selama ini kita peroleh di bangku kuliah. Salah satu konsekuensinya kita akan mendapatkan bayaran atau gaji dari perusahaan tempat kita bekerja. Namun bekerja bukan satu-satunya pilihan yang ditempuh para sarjana baru. Ambil kuliah S2 bisa menjadi salah satu rencana yang bisa dilakukan ketika telah menyelesaikan jenjang perkuliahan S1. Saat ini S2 bukan lagi sesuatu hal yang elit dan dipandang hanya orang-orang mampu saja yang mampu kuliah S2. Saat ini S2 bisa menjadi jalan untuk pengembangan diri lebih lanjut dan bahkan telah menjadi kebutuhan untuk di masa yang akan datang. Meskipun masih banyak orang merasa malas untuk memulai karena harus kuliah lagi dan disibukkan dengan tugas-tugas yang menumpuk. Jurusan psikologi merupakan salah satu jurusan favorit yang ada di Sebagian besar Perguruan Tinggi Indonesia yang juga banyak membuka jalur S2. Jurusan ini membuka peluang karir yang cukup besar. Lantas apakah dengan mengambil S2 Psikologi akan membuka peluang karir yang lebih besar? Jelas pastinya, ada beberapa keuntungan yang bisa didapatkan ketika anda mengambil S2 Psikologi.

1. S2 Psikologi memungkinkan untuk mengambil Kelas sesuai Minat

konselor

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Ketika masih di S1 kamu diberikan mata kuliah yang beragam dan sangat banyak, hal itu membuat pikiran kamu bertumpuk karena dijejali dengan materi-materi yang terkadang tidak kamu sukai, nah di S2 Psikologi akan lebih fokus dalam kuliahnya. Bagi para sarjana psikologi yang memang masih belum bisa menemukan minat bidang tertentu, Di S2 Psikologi kamu dapat memilih kelas sesuai dengan minatmu, di S2 Psikologi sendiri terdapat jurusan pendidikan, klinis dan industri organisasi. Dari sini paling tidak kamu juga mulai bisa menentukan pilihan bidang karir seperti apa yang akan kamu tekuni. Karena dari awal kuliah sampai tesis kamu akan bertemu dengan mata kuliah yang menjadi minatmu.  Untuk mata kuliah umum pun hanya diberikan di awal semester yang jumlahnya tidak terlalu banyak.

2. Tuntutan Globalisasi

globalization

 

 

 

 

 

 

 

Tuntutan jaman dan persaingan membuat lulusan sarjana psikologi dirasa kurang cukup berkompeten. Jaman dahulu sarjana sudah dianggap mewah namun sekarang dianggap biasa saja. Begitu pun di jurusan psikologi, di sebagian besar perusahaan, saat ini sarjana psikologi dianggap biasa karena begitu banyak lulusan jurusan psikologi, kalau ingin kualifikasi dan pengetahuanmu diatas rata-rata tentu kuliah S2 psikologi bisa menjadi jalan terbaikmu. Di samping itu dengan memiliki gelar magister profesi psikologi kamu juga bisa membuka layanan konsultan sendiri sesuai dengan bidang yang dikuasai, sehingga dapat memberi tambahan pemasukkan di samping bekerja di instansi tentunya.

3. Menambah Pilihan Karir di Pekerjaan

dosen

 

 

 

Seorang sarjana psikologi paling banter hanya menjadi seorang karyawan saja di sebuah perusahaan atau di instansi, tetapi dengan kuliah S2 memungkinkan kamu akan mempunyai banyak pilihan karir yang dapat dipilih. Terdapat beberapa profesi yang hanya dapat dijalankan oleh seseorang dengan gelar S2. Dengan mengambil kuliah S2 Psikologi kamu dapat membuka layanan konsultasi sendiri, di samping itu kamu juga dapat bekerja sebagai pengajar atau dosen. Sebagian besar Universitas mensyaratakan bahwa dosen harus memiliki latar belakang pendidikan S2.

4. Memungkinkan mendapat Jabatan dan Gaji yang lebih Tinggi

serah-terima-jabatan

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Banyak yang mengatakan bahwa S2 adalah investasi di masa yang akan datang. Perubahan dan pengembangan organisasi memungkinkan adanya kenaikan jabatan dan kenaikan gaji. Namun ada kalanya beberapa perusahaan atau instansi mensyaratkan si karyawan harus memiliki latar belakang pendidikan minimal S2 untuk dapat menduduki suatu jabatan atau mendapatkan kenaikan gaji. Maka dari itu tidak heran banyak karyawan yang sudah bekerja di perusahaan pun memiliki keinginan kuat untuk ambil kuliah S2.

Nah, itu beberapa alasan kenapa kamu harusnya tidak lagi ragu untuk mendaftar S2 Psikologi. Apa lagi yang masih membuatmu ragu? Ayo, segera cari info universitas yang paling baik untuk meneruskan studimu!

poster-majalah-siswa

 

Prospek Kerja jurusan Bimbingan & Konseling

konseling

Bila kita mendengar bimbingan & konseling atau BK pasti yang terlintas di pikiran orang awam adalah guru yang mengurusi anak-anak nakal di Sekolah. Apalagi di mata siswa citra guru BK di sekolah selalu dipandang negatif karena biasanya guru BK adalah guru-guru yang galak. Hal ini kemudian yang memicu sebagian orang tua siswa yang mengatakan profesi sebagai guru BK tidak punya karir dan prospek yang jelas. Tentunya hal ini berimbas pada jurusan atau program studi BK yang terdapat universitas-universitas. Banyak dari mereka yang mengatakan bahwa kuliah di jurusan BK tidak mempunyai prospek kerja yang cerah, sehingga menyebabkan jurusan ini menjadi tidak populer di kalangan siswa maupun orang tua siswa.

Pendapat tersebut sebenarnya tidak sepenuhnya salah. Memang benar guru BK dalam pekerjaannya seringkali berhubungan dengan siswa-siswa yang nakal, hanya saja peran utama guru BK tidak hanya mengurusi siswa-siswa yang nakal saja tapi juga membangun karakter siswa. Menurut Prof. Dr. Prayitno, M.Sc.Ed. Guru Besar Bimbingan dan Konseling dari Universitas Negeri Padang bahwa konseling adalah proses pemberian bantuan yang dilakukan melalui wawancara konseling oleh seorang ahli (disebut konselor) kepada individu yang sedang mengalami suatu masalah (disebut klien) yang bermuara pada teratasinya masalah yang dihadapi klien. Hal tersebut menunjukkan memang sebuah proses konseling dilakukan oleh orang-orang yang memang terlatih dan mempunyai dasar pendidikan tentang bimbingan dan konseling.

Kita mengetahui bahwa saat ini populasi manusia makin meningkat disertai perkembangan globalisasi yang makin meningkat membuat persaingan antar individu makin ketat untuk berbagai hal. Tidak heran pada akhirnya banyak orang mengalami permasalahan sehingga timbul yang namanya stres. Tentunya kasus tersebut membutuhkan para ahli untuk menyelesaikan permasalahannya. Dalam hal ini peran sebagai seorang konselor menjadi sangat penting. Para konselor bertanggungjawab untuk membantu dalam menyelesaikan permasalahan-permasalahan yang dialami masyarakat. Namun tentu saja bidang pekerjaan seorang konselor tidak hanya di kalangan masyarakat umum saja tetapi juga di kalangan sekolah. Seorang konselor di lingkungan sekolah dalam hal ini guru BK mempunyai tanggung jawab dalam menangani permasalahan dan perkembangan siswa di sekolah. Di samping menangani permasalahan siswa, guru BK juga mempunyai peran untuk memberikan motivasi belajar pada siswa agar memiliki prestasi yang maksimal.

Dari berbagai uraian diatas menunjukkan memang bahwa jurusan BK memiliki prospek yang cerah. Mengingat makin banyaknya permasalahan yang dialami oleh masyarakat membuat peran seorang konselor menjadi begitu penting. Konselor dapat juga membuka biro layanan. Seorang yang telah menempuh jurusan BK tidak hanya dapat menjadi konselor di masyarakat tetapi juga di bidang pendidikan dengan menjadi guru BK atau membuka biro layanan sendiri.

bk-baru

Apa sih Prospek Kerja bagi yang Kuliah di Jurusan Pendidikan Bahasa Inggris?

English

Kita tau bahwa bahasa asing yang telah dikenal di dunia internasional adalah bahasa inggris. Penggunaan bahasa inggris memang sangat diperlukan dalam berkomunikasi dengan orang asing. Perkembangan globalisasi juga menuntut kita sebagai individu untuk terus dapat mengembangkan diri supaya tidak tertinggal dari individu-individu yang lain. Paling tidak kita sebagai individu perlu menyiapkan diri agar dapat bersaing dengan individu-individu yang lain dalam mengarungi dunia industri. Begitu pun saat memilih jurusan di perkuliahan. Setidaknya jurusan yang kita ambil paling tidak harus mempunyai prospek yang bagus di masa mendatang. Salah satu jurusan kuliah yang mempunyai prospek bagus di masa mendatang adalah Jurusan Pendidikan Bahasa Inggris. Secara umum jurusan pendidikan bahasa inggris ini diperuntukan bagi siswa yang berminat ingin menjadi guru atau pengajar bahasa inggris. Dalam jurusan pendidikan bahasa inggris ini tidak hanya mempelajari materi tentang kebahasa inggrisan saja, tetapi juga mempelajari tentang ilmu-ilmu keguruan dan kependidikan.

guru

Bicara mengenai prospek kerja jurusan pendidikan bahasa inggris dapat dikatakan jurusan pendidikan bahasa inggris mempunyai prospek kerja yang lebih beragam daripada jurusan pendidikan bidang lainnya. Hal ini tentu saja dikarenakan penggunaan dan penguasaan bahasa inggris di masa depan memang sangat diperlukan. Ada beberapa profesi yang dapat ditekuni bagi anda yang mengambil jurusan pendidikan bahasa inggris diantaranya:

1. Guru

Guru atau pengajar dapat dikatakan sebagai lapangan kerja yang utama di jurusan ini. Selain mengajar di sekolah, buat para lulusan juag dapat mengajar di lembaga bimbel, di lembaga training atau dapat membuka sendiri lembaga pengajaran di bidang bahasa inggris. Pengajar di bidang bahasa inggris saat ini memang sedang banyak dibutuhkan. Di Sekolah dituntut untuk dapat mengajarkan pendidikan bahasa inggris yang berkualitas terhadap anak didiknya. Disinilah seorang guru bahasa inggris memegang peranan cukup penting.

2. Perhotelan

Bidang perhotelan tentu saja membutuhkan kemampuan berbahasa inggris bagi SDM yang bekerja di tempat tersebut. Resepsionis dan Marketing Hotel adalah prospek kerja yang bisa ditekuni bagi lulusan pendidikan bahasa inggris. Seorang resepsionis dan marketing tentu saja akan banyak berhubungan dengan customer dan mitra kerja, dimana penguasaan bahasa inggris juga diperlukan apabila berhadapan dengan customer atau mitra kerja asing.

3. Tour Guide

Industri Pariwisata sekarang berkembang sangat pesat apalagi di kota-kota tujuan wisata seperti Jogja, Bali, Bandung, dsb. Menjadi tour guide bisa menjadi pilihan untuk anda dalam menentukan karir ke depan. Tour guide akan banyak berhubungan dengan customer yang sebagian adalah orang asing. Hal ini tentu menjadi prospek yang cukup bagus mengingat banyak turis asing yang berkunjung ke beberapa daerah wisata di Indonesia.

Tentunya masih banyak prospek pekerjaan lainnya bagi lulusan pendidikan bahasa inggris, misalnya anda bisa bekerja di departemen luar negeri, bekerja sebagai translator atau sebagai wartawan. Semua itu tentu saja disesuaikan dengan minat dan passion anda. Buat kalian yang berminat kuliah di jurusan pendidikan bahasa inggris yuk segera daftarkan diri kalian ke http://mercubuana-yogya.ac.id/

Kuliah di jurusan Sistem Informasi, cocok bagi yang suka Teknologi

sistem informasiBanyaknya Universitas dengan segala jurusannya membuat para lulusan SMA dalam memilih jurusan kuliah menjadi tidak mudah. Berbeda dengan saat jaman sekolah, untuk memasuki masa kuliah para lulusan SMA memang sudah harus menentukan peminatan bidang tertentu. Hal ini dikarenakan jurusan yang akan diambil oleh lulusan SMA paling tidak dapat menggambarkan mengenai bidang kerja yang akan ditekuni selepas kuliah nanti. Nah seiring perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi akhirnya bermunculan jurusan-jurusan baru. Untuk memilih jurusan kuliah yang sesuai dengan minat kita, tentunya kita harus tahu lebih dulu mengenai apa yang dipelajari di bidang tersebut. Dengan mengetahui apa yang dipelajari di jurusan tersebut paling tidak para lulusan SMA mendapatkan bayangan tentang pelajaran yang diterimanya nanti pada saat kuliah.

laptop

Salah satu jurusan kuliah yang belum banyak diketahui orang adalah jurusan sistem informasi. Secara umum orang yang berminat kuliah di jurusan sistem informasi adalah orang yang menyukai tentang teknologi. Dalam wikipedia dijelaskan bahwa sistem informasi adalah adalah kombinasi dari teknologi informasi dan aktivitas orang yang menggunakan teknologi itu untuk mendukung operasi dan manajemen. Dalam arti yang sangat luas, istilah sistem informasi yang sering digunakan merujuk kepada interaksi antara orang, proses algoritmik, data, dan teknologi. Dalam pengertian ini, istilah ini digunakan untuk merujuk tidak hanya pada penggunaan organisasi Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK), tetapi juga untuk cara di mana orang berinteraksi dengan teknologi ini dalam mendukung proses bisnis. Jurusan Sistem Infomasi seringkali dikaitkan dengan jurusan Teknik Informatika. Secara umum dua jurusan ini bisa dikatakan sama, hanya saja yang membedakan adalah bidang yang dipelajarinya. Perbedaannya jurusan teknik informatika, lebih fokus ke aspek teknis dari teknologi informasi, sedangkan jurusan sistem informasi juga mempelajari aspek manajerial dari teknologi informasi. Karena teknologi informasi saat ini sudah menjadi bagian tak bisa terpisahkan dari bisnis proses sebuah perusahaan, sehingga menuntut sumber daya manusia yang tidak hanya paham dari segi aspek teknis saja, tetapi juga mampu memahami aspek bisnis dalam perusahaan. Sehingga mampu menerjemahkan kebutuhan bisnis menjadi kebutuhan teknis teknologi informasi.

developer

Kemudian, apa sajakah prospek kerja bagi yang mengambil jurusan sistem informasi. Sebenarnya cukup banyak prospek kerjanya, tinggal bagaimana kita menyesuaikan lagi dengan minat dan passion kita. Seiring juga dengan perkembangan teknologi dan modernisasi, saat ini sudah banyak perusahaan yang menggunakan teknologi informasi dalam menjalankan bisnisnya dan ini tentunya menjadi prospek kerja tersendiri bagi lulusan sistem informasi. Beberapa prospek kerja di jurusan sistem informasi adalah: System analyst, IT Manager, IT Consultant, IT Auditor, System Integrator, Network Administrator, Software Engineer  Information System Developer . Memang seiring dengan persaingan antar perusahaan dan industri membuat jurusan sistem informasi mempunyai prospek yang cerah di masa yang akan datang. Nah buat kalian yang berminat kuliah di Sistem Informasi yuk daftarkan segera di http://mercubuana-yogya.ac.id/