Karakter Karyawan yang dibutuhkan Perusahaan Jaman Sekarang

Perkembangan era globalisasi dan modernisasi membuat pimpinan perusahaan harus memutar otak untuk dapat memenangkan persaingan industri ini. Perusahaan-perusahaan berlomba-lomba untuk terus melakukan perubahan yang ada dalam organisasinya agar perusahaannya dapat tetap eksis dan terus mengalami kemajuan. Perubahan menyentuh berbagai aspek, tak terkecuali bagi Sumber Daya Manusianya dalam hal ini para karyawan-karyawan yang bekerja di perusahaan itu. Di era sekarang perusahaan-perusahaan memang membutuhkan tenaga-tenaga yang profesional dan mempunyai karakter kuat untuk dapat berkontribusi dalam perkembangan perusahaan itu sendiri.

Bagi para pencari kerja perlu memahami kondisi ini bahwa dengan bekerja di sebuah perusahaan khususnya perusahaan swasta harus dapat mampu mengikuti perkembangan global yang ada. Untuk itulah ada beberapa karakter yang harus dikembangkan dan disesuaikan agar kita dapat diterima oleh pihak perusahaan dengan baik. Adapun karakter-karakter yang dimaksud adalah:

1.Kemampuan Inisiatif

Salah satu karakter penting bagi seorang karyawan adalah memiliki kemampuan inisiatif. Dalam menghadapi pekerjaan-pekerjaan yang ada di kantor tentunya kita jangan terlalu bersikap pasif hanya menunggu instruksi-instruksi yang diberikan atasan. Seorang karyawan tidak harus menunggu dikasih tahu dulu ketika menghadapi pekerjaannya. Atasan lebih menyukai pribadi-pribadi yang memiliki inisiatif untuk bertanya dan mengambil tindakan dalam menyelesaikan-menyelesaikan permasalahan yang ada. Tentu dalam hal ini seorang karyawan harus memahami dulu apa yang menjadi batasan-batasan dalam tugas pokoknya agar tidak salah nantinya.

2. Terus Belajar 

Perkembangan era globalisasi membuat perusahaan harus terus mengembangkan dirinya agar tidak tertinggal dengan perusahaan-perusahaan kompetitor lainnya. Sebagai seorang karyawan tentu jangan terlalu berpuas diri terhadap keberhasilan kinerjanya. Karyawan harus terus belajar untuk mempersiapkan kemungkinan-kemungkinan yang akan terjadi nanti. Penambahan kemampuan dan ketrampilan perlu dilakukan untuk menambah kompetensi dalam mengarungi masa depan perusahaan. Misalnya seorang karyawan yang belajar bahasa asing atau belajar mengenai metode-metode terbaru dalam menyelesaikan pekerjaannya.

3. Kemampuan Komunikasi yang baik

Ini juga karakter yang penting untuk dapat meraih kesuksesan dalam dunia kerja. Seorang karyawan yang memiliki komunikasi yang baik tentu akan memudahkan dalam koordinasi pekerjaan dan dampak positifnya dapat memberikan aura yang positif dalam lingkungan kerja. Misalnya saja berkomunikasi tanpa harus menunjukkan emosi. Atau misalnya jangan berkomunikasi hanya saat koordinasi kerja saja tetapi juga sesekali mengobrol di luar konteks pekerjaan. Orang yang baik dalam berkomunikasi akan mudah mendapatkan teman dan menjadi panutan bagi rekan-rekan kerja yang lain. Komunikasi yang baik tentu akan membuat karyawan semakin mudah dalam menyesuaikan diri dengan rekan-rekan kerja lainnya.

4. Tidak Banyak Mengeluh

Ini mungkin merupakan hal yang mudah diucapkan tetapi susah untuk dijalankan. Dalam menjalani hari-hari di kantor tentu seorang karyawan bisa saja menghadapi hal-hal yang dapat menghambat pekerjaannya, misalnya koneksi internet yang lambat, tidak tersedianya fasilitas kantor yang memadai, atau rekan kerja yang tidak dapat diajak bekerjasama. Belum lagi ditambah juga dengan sifat atasan atau rekan kerja yang tidak disukai. Hal itu tentu menjadi suatu hal yang wajar di dunia kerja, dan yang perlu dipahami bersama-sama adalah tidak semua hal yang kita inginkan akan kita dapatkan. Diperlukan karakter yang tangguh untuk menghadapi hal-hal yang ada di atas. Diperlukan pemahaman juga bahwa bekerja itu tidak selamanya ‘enak’, tegantung pola pikir dan tujuan awal kita untuk bekerja. Menikmati proses dan terus bersyukur adalah salah satu kunci untuk menghadapi hal-hal itu.

Itulah beberapa karakter umum yang diperlukan untuk dapat bersaing di dunia kerja. terus belajar dan mengembangkan diri menjadi salah satu kunci sukses untuk menatap masa depan.

Langkah awal Mencari Kerja setelah Kamu Wisuda.

Setelah kamu wisuda berarti kamu akan masuk dunia kamu yang sebenarnya, karena di waktu inilah kedewasaan dan kemandirian kamu diuji untuk menentukan rencana masa depanmu. Tentu akan banyak tantangan yang harus kamu hadapi untuk mencapai rencana karir sesuai dengan apa yang kamu inginkan. Hal ini membuat masih banyak para sarjana yang dibuat bingung langkah-langkah apa yang perlu dilakukan untuk memulai mencari pekerjaan. Ada beberapa tips dan trik yang dapat dilakukan terkait langkah-langkah awal yang perlu dilakukan:

1.Mencari Ketersediaan Pekerjaan yang sesuai dengan passion

Logikanya, kamu mencari pekerjaan yang sesuai dengan jurusan kuliahmu. Intinya kamu harus memahami prospek kerja yang sesuai dengan jurusan kuliah yang kamu ambil. Misalnya jurusan teknik sipil akan bekerja di engineer, jurusan komunikasi bekerja di marketing, atau jurusan psikologi bisa mencari pekerjaan di HRD. Hanya saja mungkin banyak di antara para sarjana passion-nya berbeda dengan jurusanmu saat kuliah. itu sebenarnya tidak perlu dipermasalahkan. Banyak juga kok yang sukses berkarir tetapi tidak sesuai dengan jurusan yang diambil. Untuk mencari informasi lowongan saat ini begitu mudah, selain koran kamu sekarang juga dengan mudah mendapat info lowongan kerja di website penyedia lowongan kerja atau sosial media semacam instagram. Tekun-tekunlah untuk mencari dan memahami setiap lowongan yang ditawarkan.

2. Ambil Resiko

Oke, beberapa saat setelah kamu wisuda bisa saja ketersediaan lowongan kerja yang sesuai dengan jurusanmu terbatas atau bahkan tidak ada. Kalau misalnya ada pun terkadang lokasinya yang jauh atau gajinya yang tidak terlalu besar. Nah, apa yang akan kamu lakukan ketika tidak kunjung mendapatkan lowongan pekerjaan yang tidak sesuai dengan jurusan? Mau menunggu? Sampai kapan? Tidak juga kan. Kamu harus berani mengambil resiko. Menerima pekerjaan yang tidak terlalu sesuai dengan jurusanmu bisa menjadi langkah awalmu untuk mengembangkan diri. Ya sudah, anggaplah ini sebagai suatu proses belajar, apalagi buat kamu yang belum punya pengalaman kerja sama sekali. Paling tidak carilah pekerjaan yang kira-kira kamu akan menyukainya dan tidak terlalu menuntut keahlian yang terlalu mendalam. Misalnya saja seorang lulusan psikologi yang harus bekerja sebagai resepsionis ataupun sebagai marketing. Toh ilmumu di bidang psikologi juga masih berguna untuk kedua pekerjaan itu.

3. Komunikasi dengan Orang Tua

Ketika lulus sebagai sarjana berarti kamu akan memulai hidup secara mandiri. Karena di saat inilah kamu akan diuji untuk menentukan masa depanmu sendiri. Mulai lah berkomunikasi dengan orang tua tentang rencana masa depanmu. Kamu tentunya punya pilihan sendiri dalam menentukan lokasi tempat kerjamu. Mintalah saran ke orang tua terkait langkah-langkah yang perlu diambil dalam memilih pekerjaan. Jangan lupa pada saat nanti kamu sudah diterima kerja mintalah restu kepada orang tuamu dan agendakan untuk selalu pulang ke rumah bila kamu kerja di rantau.

4. Siap Berproses di Dunia Kerja

Dunia kerja tentu sangat berbeda dengan dunia sekolah. Saat kita sekolah dari SD sampai kita Kuliah kita terbiasa dengan target yang telah ditentukan. Misalnya saja saat SD berlangsung selama 6 tahun. SMP dan SMA masing-masing berlangsung selama 3 tahun. Kuliah berlangsung kurang lebih selama 4 tahun. Tetapi saat memasuki dunia kerja kita sendirilah yang harus menentukan target. Yang perlu dipahami saat awal-awal anda memasuki dunia kerja tentu akan merasakan ketidaknyamanan dalam bekerja, karena anda memasuki dunia yang benar-benar baru. Apalagi buat teman-teman yang belum pernah punya pengalaman kerja. Nikmatilah proses ini, karena dimanapun bekerja di perusahaan pasti ada tidak enaknya. Kamu harus menentukan target sendiri ke depan, Apa yang akan kamu lakukan di 5 atau 10 tahun ke depan tentunya harus mulai dipikirkan dari sekarang.

Itu sekilas trik dan tips yang bisa dicoba buat teman-teman yang baru lulus. Sekali lagi ambilah resiko dan nikmatilah proses awal ini, karena tidak ada kesuksesan yang bisa diperoleh tanpa adanya kerja keras dan beribadah. Tetap semangat!!

Lowongan Kerja Action Coach

ActionCOACH merupakan perusahaan waralaba yang bergerak dibidang pelatihan bisnis. Selain bergerak di bidang edukasi bisnis, ActionCOACH juga di franchise kan secara internasional. Suatu peluang bisnis yang amat prospektif bagi mereka yang passionate dibidang pelatihan bisnis.  ActionCOACH didirikan oleh seorang entrepreneur brilian, Bradley J Sugars di Australia tahun 1993. Pada awalnya, pelatihan bisnis ini bernama Action International dan berubah nama menjadi ActionCOACH ditahun 2007. ActionCOACH sendiri ada di Indonesia sejak tahun 1993 lalu. Oleh Herman Susanto, Master Lisensi Franchise ActionCOACH, sistim bisnis waralaba asal Australia ini dibawa ke Indonesia, dan berkembang pesat hingga kini. Perkembangan terlihat sangat signifikan, baik dari jumlah para klien Action yang kesemuanya adalah pemilik usaha, maupun peminat waralaba sistem bisnis ini.

Cara Mencari Pekerjaan yang Cocok buat Kita

Setelah kita wisuda atau bahkan beberapa bulan sebelum ujian skripsi kita mungkin akan mulai berpikir dimana kita akan bekerja. Tentu bagi kita memiliki pertimbangan sendiri dalam memilih pekerjaan yang sesuai dengan yang kita inginkan. Namun salah satu hal yang menjadi kendala terbesar bagi kita adalah mencari perusahaan dan pekerjaan yang benar-benar cocok bagi kita. Tidak sedikit bagi pencari kerja yang mengalami kebingungan luar biasa saat harus memilih pekerjaan. Sampai akhirnya banyak pencari kerja yang menurun motivasinya untuk mencari pekerjaan karena terlalu banyak hal yang dipertimbangkan untuk melamar kerja. Terdapat beberapa cara untuk mengetahui pekerjaan yang sesuai dengan minat dan kepribadian anda:

1.Evaluasi Diri

Hal pertama yang harus anda lakukan adalah anda harus mengetahui terlebih dahulu yang menjadi minat dan bakat anda. Minat disini anda harus mempunyai gambaran terhadap jenis dan bidang perusahaan apa yang menjadi minat anda. Misalnya anda mempunyai minat dan kesukaan di perkebunan, maka carilah perusahaan yang bergerak di bidang perkebunan. Atau misalnya anda mempunyai minat dan kesukaan di bidang hitung-hitungan, maka carilah perusahaan yang bergerak di bidang lembaga keuangan seperti bank misalnya.

2. Lakukan Survey Kecil-kecilan 

Oke, setelah anda mengetahui minat dan bakat yang anda miliki, langkah berikutnya adalah mencari tahu tentang pekerjaan dan perusahaan yang akan anda lamar. Kalau perlu tanyalah pada teman dan saudara yang pernah bekerja di perusahaan atau pekerjaan yang sejenis. Jangan sampai anda justru menyesal karena mendapatkan pekerjaan dan perusahaan yang tidak sesuai dengan minat dan bakat anda.

3. Ambil Pekerjaan apa Saja dulu

Ini adalah salah satu langkah beresiko yang bisa anda ambil apabila anda sampai saat ini masih belum menemukan pekerjaan dan bidang perusahaan yang sesuai dengan minat dan kesukaan. Hal ini biasa dialami oleh para fresh graduate yang benar-benar belum pernah merasakan dunia kerja. Anda tidak akan benar-benar merasakan bagaimana rasanya bekerja di sebuah perusahaan kecuali Anda benar-benar bekerja di dalamnya. Anda bisa lamar pekerjaan apa saja.  Seiring waktu berjalan anda akan merasakan sendiri apakah bidang pekerjaan yang anda kerjaan sesuai dengan minat dan bakat anda atau tidak, Jika tidak cocok banyak bidang yang bisa Anda coba. Hanya saja ketika anda mengalami ketidakcocokan terhadap pekerjaan yang anda kerjakan sekarang jangan langsung keluar. Perhatikan etika bekerja anda, paling tidak anda harus berada di perusahaan itu minimal setahun. Anda tentu tidak mau dianggap sebagai ‘kutu loncat’ kan, yang berpindah-pindah perusahaan hanya dalam hitungan bulan. Itu akan merusak track record anda sendiri di masa yang akan datang.

4. Bersyukur dan Menikmati Proses

Well, pada akhirnya kita tidak selalu akan mendapatkan pekerjaan dan perusahaan yang sesuai dengan impian kita. Terdapat banyak faktor yang membuat anda harus bekerja, bisa karena uang, status ataupun desakan keluarga dan orang-orang di sekitar kita. Pada akhirnya anda harus menikmati apa yang anda kerjakan sekarang. Anda bisa saja bekerja di perusahaan yang anda idam-idamkan namun ada beberapa hal yang tidak sesuai dengan anda, misalnya gaji yang tidak terlalu besar, atasan yang kerap marah atau lokasi perusahaan yang jauh dari kota asal anda. Pada akhirnya anda harus mempunyai target pribadi sendiri. Mau sampai kapan bekerja di perusahaan anda? Semua itu akan terjawab seiring dengan waktu.

Itu beberapa tips yang dapat anda coba, dan yang harus anda pahami anda tidak akan mendapatkan pekerjaan dan perusahaan yang benar-benar sesuai dengan impian anda. Ada kalanya kita menemui hambatan-hambatan di dalam pekerjaan kita. Perlu usaha yang keras untuk mencapai beberapa hal yang anda impikan selama ini. Tetap bersyukur dan menikmati proses ini. Tetap semangat bekerja dan jangan lupa beribadah.